Sinopsis: Tari tersebut menceritakan tentang kisah dua ekor anak kijang yang sedang bermain-main. Mereka saling kejar-kejaran, ejek-ejekan, dan saling menjahili seperti halnya anak-anak yang sedang bercanda gurau dengan temannya.
Makna: Dalam gerakan tersebut memperlihatkan gerak tubuh seperti saling mengejar, menjahili, dan bercanda. seperti gerakan srisig yang menggambarkan saling mengejar, lalu tolehan yang memiliki makna saling berkomunikasi dan sebagainya
sedikit saya jelaskan tentang makna dari lomba tari berpasangan: tari berpasangan merupakan tarian antara individu dengan individu lainnya yang memiliki karakteristik masing-masing dan juga ada komunikasi antar keduanya.
Namun kadang-kadang guru tari salah persepsi antara tari berpasangan dan tari berdua. Padahal makna tari berpasangan dan tari berdua sangatlah berbeda. Tari berdua merupakan tarian yang dilakukan oleh individu dengan individu tanpa ada komunikasi. Sehingga dalam perlombaan sering disalah artikan bahwa Tari berdua sama dengan Tari pasangan.
Contoh tari pasangan: Srikandhi Mustakaweni, Srikandhi Cakil, Adaninggar Kelaswara. Dari Contoh tersebut dapat disimpulkan bahwa TARI BERPASANGAN TIDAK SAMA DENGAN TARI BERDUA